Postingan

Menampilkan postingan dengan label pelajaran

Memikirkan Langkah

Kemarin saat jalanan hujan dan bekasnya becek (gak ada ojek, cape deeh) saya berjalan menyusuri jalan setapak menuju rumah. Biasanya perjalanan dari setelah jalan raya menuju rumah melewati jalan setapak itu terasa cepat, bahkan tidak terasa ternyata sudah sampai di tujuan. Namun berbeda dengan kemarin. Kemarin perjalanan dari tempat yang sama menuju tujuan yang sama pula terasa sangat lama. Dan setelah saya bandingkan ternyata penyebabnya ada pada langkah. Dahulu saat saya merasa lebih cepat dalam melangkah karena saya hanya terfokus pada tujuan bagaimana saya sampai di tujuan akhir saja. Namun kemarin fokus saya berubah selain sampai di tujuan saya juga memikirkan bagaimana agar setelah sampai tidak ada satu noda kotorpun yang menempel di celana akibat beceknya jalan tadi. Kesimpulannya, suatu pekerjaan akan terasa menghabiskan waktu yang lama (seakan tidak akan selesai) saat anda selalu memikirkan dan memperhatikan setiap langkahnya. Dan dari hal itu anda akan dapatkan tujuan ...

Bagaikan Perekam

Seperti itulah yang dapat kugambarkan mengenai fungsi beberapa indera yang ada pada suatu individu. Semua indera yang ada pada suatu individu berfungsi sebagai perekam dan rekaman itu disimpan pada suatu memori yang disebut otak. Ada 5 indera pada manusia yang  nampak dan memiliki tugas untuk merekam hal yang berbeda. Hal yang direkam berupa gambar, suara, bau, rasa, dan bentuk. Gambar direkam oleh indera penglihatan yakni mata, suara direkam oleh indera pendengaran yakni telinga, bau direkam oleh indera penciuman yakni hidung, rasa direkam oleh indera pengecap yakni lidah, dan bentuk direkam oleh indera peraba yakni kulit. Semua rekaman langsung disimpan di otak yang menurut prediksi ahli kapasitasnya lebih dari 80.000 terrabyte (itu hanya prediksi, pada kenyataannya mungkin saja unlimited[tak terbatas] tergantung dari kreatifitas individu dalam mengumpulkan rekaman baru).

Tips Sukses

Presentasenya 20% aktif organisasi 18,6% mengasah kemampuan b.inggris dan bahasa asing lainnya 17,7% tekun belajar 16,41% mengikuti perkembangan iptek 15,07% dari pergaulan 12,32% mempelajari aplikasi komputer sumber: tempo 2007 langkah penyebab kesuksesan 1. Temukan jalan 2. Fokus pada jalan tersebut 3. Jangan hiraukan perkataan orang lain yang meragukan jalan yang anda jalani 4. Berdoa

Makna Mengaji

Mengaji adalah salah satu aktivitas belajar suatu ilmu agama. Itulah hal yang lumrah dalam pemahaman masyarakat. Namun ada juga yang mengartikan makna mengaji sebagai suatu sikap mempelajari segala hal yang terjadi untuk dijadikan sebagai ukuran dalam perubahan sifat-sifat jelek pada diri sehingga bisa menjadi orang yang baik. Sebenarnya dari perbedaan makna tersebut tidak ada satupun yang salah, dan alangkah baiknya jika kedua hal tersebut dilakukan sejalan. Kenapa harus keduanya? Saya kira diantara anda pasti pernah ada orang lain yang rajin dan fasih membaca quran namun berkelakuan buruk? Tahu ilmu tasawuf tapi tidak punya sopan santun, selalu saja mengaji dan tidak memikirkan kehidupan didunia(tidak mempunyai pekerjaan dan penghasilan) ? dan sebagainya. Itu karena mereka mengaji hanya berdasarkan makna yang pertama. Kemudian untuk makna yang kedua, adakah teman anda yang tidak bisa membaca Al qur'an berprilaku baik, senang memberi dan selalu menuruti orangtuanya? Ataukah orang ...

Teori Darwin Terbalik itu Benar

Aku bukanlah penganut darwinisme, namun aku kagum saat teori evolusinya dibalik dan dititikberatkan pada moral manusia. Bisa disimpulkan bahwa itu benar. Teori evolusinya yaitu " bahwa manusia berasal dari kera" itu adalah sebuah kesalahan, namun apabila dibalik "bahwa manusia akan menjadi kera (moralnya)" maka 99% teori itu tidaklah meleset. Kenapa aku beranggapan demikian? Jawabannya ada disekitar anda. Lihatlah semakin hari semakin banyak moral manusia yang mulai berubah menjadi moral kera. Dimulai dari sifat tamak (rakus akan harta), sering berselisih bahkan (saling membunuh), tidak malu berbuat mesum dihadapan siapapun(dipublikasikan), individualis (kera yang memiliki makanan akan membawa makanannya jauh jauh dari kera lain yang kelaparan dan tidak punya makanan). Mau tidak mau, semua tengah terjadi. Sebenarnya kita bisa merubah keadaan dengan menjaga diri dan keluarga kita dari sifat-sifat kera tersebut. Kemudian beritahukanlah kepada orang lain supaya kita be...

Siapakah Riya?

Beberapa orang mengerti bahwa riya adalah melakukan amal baik karena ingin terpandang didepan banyak orang. Tetapi tidak cukup itu saja. Karena orang yang melakukan amal/perbuatan baik secara sembunyi-sembunyi karena tidak mau disangka riya justru sebenarnya dia riya juga. Ada lagi, seseorang yang menolong orang lain karena berharap orang yang ditolongnya akan menjadi orang yang menolongnya saat dia butuh bantuan dikemudian hari, itu juga sama saja. Jadi ketiga gambaran diatas sama saja (sama-sama riya). Lantas apa artinya riya? Riya itu artinya melakukan suatu pekerjaan yang baik karena suatu hal bukan karena Allah. Jadi siapakah riya? Jawabannya: seseorang yang melakukan perbuatan baik tidak karena Alloh swt. Wallohu a'lam...